Site Loader

Indonesia terkenal dengan kekayaan alamnya dan salah satunya ialah gunung berapi. Ada cukup gunung berapi di Indonesia baik yang masih aktif atau sudah tidak. Semua gunung berapi tersebut tersebar di berbagai pulau di Indonesia, baik pulau Jawa, Bali, Sumatra, Sulawesi, Nusa Tenggara atau pulau-pulau yang berada di jalur Cincin api pasifik, yang sebagian besar gunungnya masih aktif dan berpotensi mengeluarkan letusan yang besar.

Beberapa waktu terakhir, mungkin anda melihat baik secara langsung atau dalam berita, bahwa ada beberapa gunung berapi di Indonesia erupsi, seperti Gunung Kelud, Sinabung dan gunung-gunung berapi yang lainnya.

Erupsi Gunung Berapi di Indonesia Terbesar

Namun tahukah anda? Bahwa dalam sejarah Indonesia ternyata ada erupsi gunung berapi yang paling dashyat. Ingin tahu? Simak ulasannya sebagai berikut.

1.      Gunung Tambora

Erupsi Gunung berapi di Indonesia yang pertama ialah gunung Tambora. Dalam sejarah Indonesia, erupsi gunug berapi ini memang yang paling dashyat. Gunung yang terletak di wilayah Sumbawa ini meletus pada tahun 1815 dan meledak dashsyat setelah ada akitivitas vulkanik selama kurang lebih 4 tahun.

Ada yang meng-klaim bahwa letusan gunung Tambora ini sangat besar, bahkan menyerupai bom yang diledakkan secara bersama-sama. Bahkan korban meninggal-nya pun juga tidak main-main, ada kurang lebih 71 ribu korban meninggal akibat guguran lava dan penyakit yang disebabkan oleh letusan gunung tersebut. Bahkan metarial letusan tersebut hingga mempengaruhi perubahan iklim yang signifikan.

2.      Gunung Krakatau

Erupsi Gunung berapi di Indonesia yang kedua ialah gunung Krakatau. Mungkin sebagian dari anda sudah tidak asing lagi dengan letusan gunung satu ini. Erupsi gunung Krakatau yang dashyat terjadi pada bulan agustus tahun 1883 yang mana aktivitas vulkanik sudah terjadi sejak bulan Mei. Bencana tersebut berdampak ke banyak wilayah, termasuk yang mendapatkan dampak paling parah ialah daerah Merak, Banten.

Ketika erupsi, Gunung ini mengirimkan banyak material bebatuan yang panas dan mengakibatkan banyak korban meninggal dunia. Letusan gunung tersebut juga menyebabkan gelombang Tsunami yang sangat dashyat. Dilaporkan wilayah Merak pada saat itu, diterjang gelombang Tsunami dengan ketinggian yang mencapai 46 meter.

Erupsi gunung ini juga mengubah iklim dunia yang berlangsung kurang lebih setahun.  Di beberapa Negara suhu ketika musim panas turun hingga 1,2 derajat celcius.

3.      Gunung Kelud

Erupsi gunung berapi di Indonesia terbesar selanjutnya ialah erupsi gunug Kelud. Ini termasuk salah satu gunung yang terkenal di Pulau Jawa. Gunung ini juga dianggap sacral pada kerajaan-kerajaan zaman  dulu, hingga dibuatkan candi sebagai wujud persembahan, dengan candi yang dikenal candi penataran atau Candi Palah.

Tahun 2014 lalu, Gunung ini meletus dan memuntahkan material yang banyak termasuk debu vulkanik yang hingga sampai ke sebagian besar  pulau Jawa dan Yogyakarta. Bahkan kiriman abu ini berlangsung hingga berminggu-minggu. Sementara korban yang meninggal juga cukup banyak begitu juga dengan rumah warga yang rusak. Banyak juga  korban yang sakit Infeksi saluran pernapasan (ISPA)  karena abu vulkanik yang menyebar ke banyak wilayah ini.

Itulah 3 letusan gunung berapi di  Indonesia yang dashyat yang tercatat dalam sejarah.  Masih ada letusan gunung-gunung  lain di Indonesia namun memang skala letusan dan dampaknya tidak sebesar yang telah disebutkan  di pembahasan awal tadi. Semoga bermanfaat.

Willie Terry